Rabu, 06 Oktober 2010

PEMBUATAN MANISAN APEL

Oleh :
Faradisa Puteri Sikumbang
080305020
 Kelompok : Buah-buahan
Komodit : Apel

 
Pendahuluan
            Apel adalah salah satu buah-buahan yang di hasilkan di Indonesia, khususnya di daerah Batu, Malang. Apel biasanya di konsumsi secara langsung tanpa mengalami pengolaha terlebih dahulu. Namun sekarang ini sudah banyak ditemukan pengolahan apel, misalnya manisan apel yang bertujuan untuk meningkatkan nilai apel.
            Manisan buah adalah buah yang diawetkan dengan gula. Tujuan pemberian gula dengan kadar yang tinggi pada manisan buah, selain untuk memberikan rasa manis, juga untuk mencegah tumbuhnya mikroorganisme (jamur, kapang). Dalam proses pembuatan manisan buah ini juga digunakan air garam dan air kapur untuk mempertahankan bentuk (tekstur) serta menghilangkan rasa gatal atau getir pada buah serta mencegah terjadinya pencoklatan.
            Ada 2 macam bentuk olahan manisan buah, yaitu manisan basah dan manisan kering. Manisan basah diperoleh setelah penirisan buah dari larutan gula, sedangkan manisan kering diperoleh bila manisan yang pertama kali dihasilkan (manisan basah) dijemur sampai kering.


Bahan
-          Buah apel setengah matang (matang fisiologis)
-          Gula
-          Na-metabisulfit
-          Larutan CaCl2 600 ppm
-          Asam sitrat
-          Air


Alat
-          Pisau
-          Baskom
-          Panci
-          Kompor
-          Sendok makan
-          Stopless
-          Sendok pengaduk
-          Tirisan


Prosedur Percobaan
-          Disediakan semua bahan-bahan dan alat-alat yang dibutuhkan.
-          Di pilih atau disortasi buah apel yang mempunyai kualitas baik.
-          Dikupas buah apel dengan mengunakan pisau kemudian di potong-potong, setelah itu dicuci sampai bersih.
-          Apel yang telah dicuci kemudia di tiringkan.
-          Kemudian rendam apel dalam larutan CaCl2 600 ppm, selama 2 jam
-          Setelah direndam, daging buah apel ditiriskan kembali.
-          Kemudian tambahkan larutan gula dan asam sitrat o,1 %.
-          Setelah itu direbus selama 20 menit.
-          Setelah direbus, masukkan rendaman apel ke dalam stopless dan rendaman apel di vakumkan selama 3 jam.
-          Kemudian ditiriskan kembali.
-          Setelah ditiriskan, dilakukan pengeringan pada suhu 50 oC, selama 20 jam.
       Kemudian dimasukkan kembali ke dalam stopless.
-          Diperolehlah manisan apel.








Bagan/Diagram Alir Proses Pembuatan Manisan Apel
Buah apel

Sortasi/Pemilihan


                                                                             Pengupasan                                                                            


Pencucian


Perendaman dalam larutan CaCl2 600 ppm, 2 jam

Penambahan larutan gula dan asam sitrat 0,1 %


Perebusan selama 10 menit,
kemudian dimasukkan ke dalam stopless
Pemvakuman rendaman apel selama 3 jam

Pengeringan, 50 oC elama 20 jam

Manisan Apel
           
           

Referensi

Susanto, T. dan B. Saneto, 1994. Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian. Bina  Ilmu. Surabaya.

http://id.wikipedia.org., 2006. Manisan Apel. (01 Oktober 2010)

http://www.teknologitepatguna.com., 2008. Pembuatan Manisan. (01 Oktober 2010).
           
           













Tidak ada komentar:

Poskan Komentar